Jumat, 11 Agustus 2023

Profil SMP YMIK

oo0oo 

Selayang Pandang 

    Setelah kemerdekaan Republik Indonesia yang diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945, maka, timbul kesadaran dari sejumlah orang-orang terkemuka saat itu, bahwa berjuang dalam pendidikan nasional merupakan bagian yang integral dari perjuangan merebut dan menegakkan serta mengisi kemerdekaan itu sendiri.

Untuk mewujudkan kesadaran ini maka dibentuklah Perkumpulan Memajukan Ilmu dan Kebudayaan (PMIK) pada tahun 1946 dengan susunan Pengurus Sebagai berikut :

  • Ketua                   : Mr. Sutan Takdir Alisjahbana
  • Wakil Ketua         : Prof. Sarwono Prawirohardjo
  • Penunlis               : Mr. Prajitno Soewondo Hazil, Kwari Satjadibarata
  • Bendahara            : DR. Djoehana R.M. Soebagio
  • Pembantu             : Mr. T. Ismail Thayeb, Ny. Noegroho DR, Bahder Djohan,Drs. Adam Bachtiar

Bersamaan dengan itu diadakan 2 (dua) panitia yang diharapkan lebih khusus bekerja secara terpusat pada bidangnya dimana yang pertama untuk menyelidiki bagaimana, dapat menggiatkan kehidupan ilmu dalam masyarakat Indonesia dengan anggota-anggota sebagai berikut : DR. Leimena, Ir. Abdul Karim, Prof. Dr. Soetono Tjokronegoro, Mr. Ali Budihardjo, Poerwadarminta, Mr. Soetikno, Ir. TH. A. Resink, dan, DR. Soemitro Djojohadikusomo.

Panitia yang kedua bertugas.memotivasi usaha ke arah meningkatkan dan menggairahkan kegiatan kehidupan kebudayaan yang anggota-anggotanya sebagai berikut : Noegroho, Soedjatmoko, H.B. Jasin, Mochtar Apin, L. Damais, A. Djoehana, Nona Budihardjo, dan, Nona Roekmini Singgih

Usaha yang mula-mula dilakukan ialah mengadakan kira-kira 20 kursus antara lain Ekonomi, Hukum, Sosiologi, Politik, Filsafat dan lain-lain yang dipimpin oleh Drs. Adam Bahtiar sebagai penanggung jawab. Kursus-kursus ini secara umum dimaksudkan untuk memberikan basis pemahaman terhadap peranan Ilmu Pengetahuan bagi setiap warga Negara sebagai tanggung jawabnya dalam mengisi kemerdekaan.